Wuling Merilis Model Terbaru : Binguo EV (Drive Electric Be The Icon)Nikmati Program Pre-Book Untuk Unit Terbaru Dari Wuling, Cloud EVPromo Spesial, LIFETIME WARRANTY Wuling EV!Nikmati Kemudahan Memiliki Mobil Wuling Dengan Program DP Ringan atau Angsuran Ringan!
Beranda » Auto Tips » Bagaimana Jika Harus Melakukan Pengereman Mendadak?

Bagaimana Jika Harus Melakukan Pengereman Mendadak?

Dipublish pada 28 October 2023 | Dilihat sebanyak 31 kali | Kategori: Auto Tips

Ketika berkendara, seringkali Anda dihadapkan dengan kondisi darurat yang mau tidak mau menyebabkan Anda harus melakukan rem mendadak. Misalnya, kendaraan di depan yang tiba-tiba berhenti atau berbelok, adanya pejalan kaki yang tiba-tiba menyeberang jalan, atau hal lainnya yang menyebabkan Anda harus mengurangi kecepatan secara tiba-tiba atau menghentikan laju kendaraan. Kejadian seperti ini dapat menyebabkan tabrakan dan kecelakaan yang berakibat fatal, terutama jika kendaraan berjalan dengan kecepatan tinggi.

Mengerem mendadak sebenarnya sangat tidak disarankan untuk dilakukan karena dapat membawa dampak buruk dan membahayakan, tidak hanya bagi diri sendiri juga bagi orang lain. Apa saja dampak buruk dan bahaya yang bisa timbul akibat kendaraan yang mengerem mendadak?

Bahaya Mengerem Mendadak

Terdapat beberapa dampak buruk dan bahaya yang dapat timbul dari kendaraan yang melakukan rem mendadak, antara lain yaitu sebagai berikut:

1. Menyebabkan roda terkunci

Mengerem mendadak dapat menyebabkan roda kendaraan terkunci serta kehilangan traksi. Akibatnya, kendaraan akan sulit dikendalikan dan berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir.

2. Terjadi tabrakan beruntun

Melakukan pengereman mendadak dapat membuat kendaraan di belakang yang sedang melaju tidak sempat melambat dan menghentikan kendaraannya tepat waktu, sehingga besar kemungkinan untuk terjadi tabrakan. Terlebih jika hal ini terjadi dalam kondisi jalanan ramai, maka tabrakan akan terjadi secara beruntun karena padatnya volume kendaraan di jalan.

3. Membahayakan keselamatan penumpang

Mengerem secara mendadak juga dapat membahayakan keselamatan penumpang yang ada dalam kendaraan. Saat terjadi pengereman mendadak, penumpang tidak akan memiliki waktu yang cukup untuk mengendalikan tubuh, sehingga tubuh akan terbawa gaya inersia ke arah depan. Jika penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman, maka penumpang dapat cedera akibat tubuhnya mudah terlempar ke arah depan, terutama anak-anak dengan bobot tubuh lebih ringan.

4. Ban kendaraan menjadi lebih cepat aus

Pengereman mendadak yang sering dilakukan juga dapat menyebabkan gesekan ban dengan aspal menjadi lebih sering terjadi. Hal ini tentunya akan membuat ban kendaraan menjadi lebih cepat aus. Ban aus akan membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan karena permukaan ban yang licin. Oleh karena itu, ban yang sudah aus harus segera diganti dengan ban yang baru.

Pasal Terkait Rem Mendadak

Terkait pengereman mendadak diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tepatnya pasal 116 dan 117. Pada pasal 116 UU LLAJ, disebutkan bahwa pengemudi harus memperlambat laju kendaraannya jika menghadapi enam hal, yaitu:

  • Melewati kendaraan umum yang sedang menurunkan dan menaikkan penumpang
  • Melewati kendaraan yang ditarik oleh hewan, hewan yang ditunggangi, atau digiring
  • Ketika hujan dan atau ada genangan air
  • Memasuki pusat kegiatan masyarakat yang belum dinyatakan dengan rambu lalu lintas
  • Saat pengendara mendekati persimpangan atau perlintasan kereta api
  • Melihat dan mengetahui ada pejalan kaki yang akan menyeberang

Dengan kata lain, berdasarkan pasal tersebut, pengemudi tidak diperbolehkan melakukan pengereman secara tiba-tiba. Selanjutnya dalam Pasal 117 UU LLAJ, pengemudi yang akan melakukan pengereman juga harus mengamati situasi lalu lintas di samping dan di belakang kendaraan dengan cara yang tidak membahayakan kendaraan lainnya.

Tips Saat Harus Rem Mendadak

Namun, ada kalanya situasi di jalan yang kita alami mengharuskan untuk melakukan rem mendadak secara darurat. Jika mengalami kondisi darurat, perhatikan tips saat harus rem mendadak berikut ini:

  • Saat harus mengerem mendadak, segera lepaskan kaki Anda dari pedal gas. Hal ini berfungsi agar laju kendaraan tidak semakin bertambah.
  • Injak pedal rem dengan cukup dalam supaya laju kendaraan dapat berkurang secara signifikan hingga akhirnya kendaraan berhenti. Perhitungkan seberapa jauh kemampuan rem kendaraan dan seberapa dalam pedal rem harus diinjak untuk menghentikan kendaraan.
  • Jika Anda membawa penumpang, mintalah penumpang untuk berpegangan pada handle dan mengencangkan sabuk pengaman demi mencegah cedera akibat jatuh ke depan karena terbawa gaya inersia.

Untuk berkendara secara lebih aman dan nyaman, Anda juga dapat memanfaatkan fitur Forward Collision Warning (FCW) yang termasuk dalam sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS). FCW adalah fitur yang dapat mendeteksi potensi tabrakan di depan dan mengingatkan pengemudi untuk mengerem dengan peringatan suara, tampilan visual, atau menunjukkan rem sesuai dengan tingkat bahaya. Fitur ini terdapat pada mobil Wuling Almaz dan Alvez dengan kecepatan kerja 30-150 km/jam.

Fitur FCW ini merupakan sistem keamanan aktif yang dirancang untuk membantu mengurangi risiko tabrakan depan. Fitur ini menggunakan sensor kamera dan radar untuk mendeteksi kendaraan di depan dan menghitung jarak serta kecepatan relatif antara kendaraan tersebut. Jika sistem mendeteksi potensi tabrakan yang berbahaya, maka sistem akan mengeluarkan peringatan kepada pengemudi.

Cara Kerja Forward Collision Warning

Sistem FCW bekerja berdasarkan prinsip penginderaan dan analisis data. Proses kerjanya adalah sebagai berikut:

  • Sensor pada mobil, seperti radar dan kamera, akan memantau kondisi lalu lintas di depan kendaraan. Data yang dikumpulkan ini berupa data jarak dan kecepatan kendaraan di depan.
  • Sistem FCW kemudian akan menganalisis data dari sensor untuk menentukan apakah ada risiko tabrakan depan. Perhitungan analisis ini dilakukan berdasarkan kecepatan relatif dan jarak antara kendaraan.
  • Jika sistem mendeteksi adanya potensi tabrakan yang berbahaya, maka sistem akan memberikan peringatan kepada pengemudi. Peringatan ini dapat berupa lampu peringatan, suara berdering, pesan di layar instrumen, atau getaran pada setir.

Tips & Potensi Bahaya Saat Harus Rem Mendadak - 3

Manfaat Fitur Forward Collision Warning

Penggunaan fitur Forward Collision Warning dapat memberikan beberapa manfaat bagi keselamatan dan kenyamanan pengemudi, di antaranya yaitu:

  • Membantu mengurangi risiko kecelakaan dengan memberikan peringatan dini kepada pengemudi, sehingga pengemudi memiliki waktu lebih untuk merespons dan menghindari potensi tabrakan.
  • Membantu mengurangi kecepatan kendaraan sebelum terjadi tabrakan, yang dapat mengurangi tingkat cedera akibat kejadian tersebut.
  • Membantu mengingatkan pengemudi jika mereka sedang tidak fokus saat berkendara, sehingga mengurangi risiko kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.

Kondisi Tertentu pada Fitur Forward Collision Warning

Sistem FCW bekerja pada kecepatan yang berbeda untuk target yang berbeda, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Jika target adalah kendaraan yang berjalan, maka FCW akan bekerja pada kecepatan 30-150 km/jam (untuk konfigurasi radar).
  • Jika target adalah kendaraan diam, maka FCW akan bekerja pada kecepatan 30-85 km/jam (untuk konfigurasi radar dan kamera).
  • Jika targetnya adalah pejalan kaki yang melintas, maka FCW akan bekerja pada kecepatan 30-65 km/jam (untuk konfigurasi radar dan kamera).

Di samping itu, terdapat beberapa kondisi dimana sistem FCW tidak dapat merespons, sehingga pengemudi diharapkan mengemudi dengan hati-hati. Kondisi-kondisi tersebut yaitu:

  • Kecepatan kendaraan di luar rentang kerja
  • Pengemudi aktif berbelok dan menginjak kuat pedal gas
  • Sistem FCW dan/atau sistem stabilisasi kendaraan (ESC) dinonaktifkan
  • Kendaraan tidak stabil
  • Radar terhalang
  • Kendaraan atau objek yang diam atau menyebrang jalur
  • Kendaraan yang mendekat pada jalur yang sama
  • Kendaraan yang bergerak berlawanan arah

Kesimpulannya, fitur Forward Collision Warning dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, sehingga dapat meningkatkan keamanan dan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang. Namun begitu pengemudi harus tetap waspada dan sadar sepenuhnya saat berkendara, karena fitur ini bukan merupakan sistem autopilot yang dapat menggantikan peran pengemudi.

Selalu berhati-hati saat berkendara dan utamakan keselamatan pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya. Mengemudilah sesuai anjuran kecepatan yang tersedia dan hindari mengebut agar bisa mengendalikan kendaraan dengan lebih mudah apabila terjadi kondisi darurat yang mengharuskan Anda melakukan rem mendadak.

sumber : https://wuling.id/id/blog/lifestyle/tips-potensi-bahaya-saat-harus-rem-mendadak

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

Komitmen Wuling Motors dalam Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Dipublish pada 13 November 2023 | Dilihat sebanyak 38 kali | Kategori: Informasi

JAKARTA – Wuling Motors mencatatkan diri sebagai salah satu pemain sentral dalam industri otomotif, segmen Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) di Indonesia. Satu tolak ukur dari komitmen Wuling dalam pengembangan KLBB dibuktikan dengan dimulainya produksi Wuling Air ev, di pabrik... selengkapnya

6 Cara Ampuh Membersihkan Mika Lampu Mobil

Dipublish pada 28 October 2023 | Dilihat sebanyak 25 kali | Kategori: Auto Tips

Setiap pemilik kendaraan perlu mengetahui cara membersihkan mika lampu mobil. Mika lampu yang kotor atau buram dapat mengurangi efisiensi lampu mobil. Ini berarti cahaya lampu tidak akan mencapai jarak yang seharusnya, membuat kendaraan kurang terlihat oleh pengemudi lain. Selain itu,... selengkapnya

Harga Paling Terjangkau, New Almaz RS Hybrid Punya 3 Senjata Ini untuk Pecundangi Lawan

Dipublish pada 30 October 2023 | Dilihat sebanyak 40 kali | Kategori: Press Release

JAKARTA – Wuling Motors awal bulan ini meluncurkan SUV terbaru New Almaz RS Hybrid. SUV ini sudah lama ditunggu-tunggu kemunculannya setelah sebelumnya hanya muncul sebagai rumor. Kehadiran New Almaz RS Hybrid sekaligus menjadi pembuktian bagi Wuling bahwa pabrikan ini juga siap berkompetisi di segmen mobil ramah lingkungan... selengkapnya

Dealer Resmi

Wuling BLESS Basuki Rahmat
Jl. Basuki Rahmat No. 86, Tegalsari
Kota Surabaya , Jawa Timur 60271
E-mail : saleswulings@gmail.com

Live Chat
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Selayang Pandang

Kami menghadirkan koleksi mobil premium yang menggabungkan kemewahan, teknologi mutakhir, dan performa tangguh dalam satu paket tak tertandingi. Dari desain yang memukau hingga fitur canggih, setiap mobil kami adalah manifestasi dari dedikasi kami untuk memberikan pengalaman mengemudi yang luar biasa bagi Anda.

ARDI WULING BLESS
Sales Consultant
error: Maaf Anda Tidak Kami Izinkan !!